Tugas Grafkom 140203080035

March 1, 2011
1.   Jelaskan Apa Yang Kamu Ketahui Tentang Grafika Komputer!
2.   Sebutkan Method-Method Yang Ada Pada Java Yang Digunakan Untuk Menggambar
Serta Fungsi-Fungsinya?
3.  Apakah Ada Perbedaan Antara Algoritma Dasar ,Algoritma DDA dan Algoritma Bresenham pada
Garis Lurus , Jelaskan!
4.  Apa yang Kamu Ketahui tentang Translasi,Scalling,Shearing,rotasi,dan Refleksi pada
Transformasi Objek !
5.   Jelaskan Apa Yang Kamu Ketahui Tentang Windowing Dan Clipping!
6.   Coba Jelaskan Tentang Viewport!
7.   Sebutkan Perbedaan Grafik Vektor dengan Grafik Bitmap !
8.   Sebutkan Perbedaan Photo dan Gambar !
9.   Sebutkan Elemen-Elemen Dasar Grafika Komputer !
10. Sebutkan Device /Peralatan Selain Komputer dalam Grafika Komputer !
Jawab :
1.Grafika komputer adalah suatu bidang ilmu yang mempelajari bagaimana “membangun” grafik(gambar) baik2D maupun3D yang kelihatan nyata menggunakan komputer.

•Salah satu bidang grafika computer yang sangat terkenal adalah DesainGrafis.
•Entertainment, misalnya dalam pembuatan film animasi. Terminator II danTitanic merupakan contoh film non animasi yang memanfaatkan efek-efek grafika computer yang sangat canggih.
•Visualisasi Proses, misalnya menggambarkan layout kinerja proses pabrik, atau proses-proses yang dalam modulajar.
•Visualisasi Hasil Penelitian, seperti menggambar grafik performance, grafik perubahan bahkan grafik model hasil simulasi dan implementasi program.
•Bersama-sama dengan image processing digunakan sebagai algoritma identifikasi, seperti yang dilakukan pada kepolisian untuk menggambarkan wajah seseorang secara 3D dan identifikasi seseorang.
•GIS (Geographic Information System)
•Masih banyakyang lainnya.

dikutip dari : http://argabayu-argabayu.blogspot.com/2009/04/pengertian-grafika-komputer.html
2.Method Yang Digunakan Untuk Menggambar Adalah Method Paint, yang merupakan turunan dari Class Graphics. Method-Method yang ada Dan digunakan untuk menggambar, diantaranya :

Drawstring (String, Int X, Int Y)
Fungsinya Adalah Untuk Menulis String Yang Kita Inginkan Pada Koordinat (X,Y).
–  Drawline (Int X1, Int Y1, Int X2, Int Y2)
Fungsinya Adalah Untuk Membuat Garis Dari Titik (X1,Y1) Hingga (X2,Y2).
–  Drawrect (Int X, Int Y, Int Width, Int Height)
Fungsinya Adalah Untuk Membuat Kotak Pada Koordinat Awal (X,Y) Sebagai Titik Pojok Kiri Atas.
–  Drawoval (Int X, Int Y, Int Width, Int Height)
Fungsinya Adalah Untuk Membuat Oval Pada Koordinat Awal (X,Y) Sebagai Titik Pojok Kiri Atas.
3. Kelemahan Algoritma DDA :

– Apabila Nilai X Sama (X1 = X2), Maka Akan Terjadi Division By Zero.
Penggambaran Yang Diawali Dengan Koordinat Yang Lebih Besar Daripada
Setelahnya (X1 > X2). Koordinat Layar Berlaku Seperti Matrix, Artinya Kita Tidak Bisa Secara Sembarang Meletakkan Titik Di Sembarang Tempat, Biasanya Koordinat Selalu Positif Dengan Titik
Kiri Atas Adalah Koordinat 0,0, Ke Arah Kanan Positif, Dan Ke Arah Bawah Positif
(Keduanya Semakin Membesar). Sumbu X Ke Arah Kanan Dan Y Ke Arah Bawah.
Algoritma DDA :

Algoritma DDA

  1. Tentukan 2 buah titik
  2. Tentukan yang menjadi titik awal (X0, Y0) dan titik akhir (X1, Y1)
  3. Hitung Dx dan Dy

Dx = X1 – X0 dan Dy =  Y1 – Y0

4. Bandingkan absolut (Dx) dan absolut (Dy)

Jika absolute (Dx) > absolut (Dy), maka

Steps = absolute (Dx) bila tidak, steps = absolut (Dy)

5. Hitung penambahan koordinat pixel, yaitu:

X_increment=Dx/Steps

Y_increment=Dy/Steps

6.Koordinat selanjutnya yaitu:

X + X_increment

Y + Y_increment

7. Posisi pixel ditentukan dengan pembulatan nilai koordinat tersebut

8. Ulangi langkah 6 dan 7 untuk posisi selanjutnya sampai X = X1, Y= Y1

 

Algoritma Bressenham

  1. Tentukan 2 titik yang akan dihubungkan dalam pembentuk garis.
  2. Tentukan salah satu titik disebelah kiri sebagai titik awal, yaitu (X0, Y0) dan titik lainnya sebagai titik akhir (X1, Y1)
  3. hitung Dx, Dy, 2DX dan 2Dy-2Dy
  4. Hitung parameter P0= 2Dy – 2Dx
  5. Untuk setiap X1 sepanjang jalur garis, dimulai dengan k=0,

–          bila pk<0, makatitik selanjutnya adalah (Xk + 1, Yk) dan Pk+1 = Pk +2Dy

–          bila tidak, maka titik selanjutnya adalah (Xk + 1, Yk +1) dan Pk+1 = Pk +2Dy – 2Dx

6. Ulangi langkah no. 5 untuk menentukan posisi selanjutnya, sampai X=X1 dan Y=Y1

 

4. Pengertian :

·         Translasi : transformasi yang memindahkan objek dengan bentuk yang sama (tidak mengalami perubahan).
·         Scalling : perubahan ukuran suatu objek dengan mengalikan objek tersebut dengan matriks scalling .
·         Shearing : bentuk transformasi yang membuat distorsi bentuk dari objek tersebut.
·         Rotasi : suatu objek yang diputar bisa searah jarum jam atau berlawanan jarum jam.
·         Refleksi : suatu objek yang dicerminkan ,bisa pada sumbu x atau pada sumbu y.
5.Windowing Adalah : Sebuah Area Pada Korodinat Dunia Yang Dipilih Untuk Ditampilkan Pada Alat Display Dan  Clipping Adalah Objek-Objek Yang Dipilih Untuk Ditampilkan (Objek Yang Berada Dalam Area Window Saja)
6.  Viewport Adalah : Sebuah Area Pada Alat Display Yang Merupakan Hasil Pemetaan Dari Window
7. Perbedaan Grafik Vektor Sudah Tidak Bisa Diedit Lagi Bila Kita Zoom Gambar Tersebut Tidak Pecah-Pecah Satuan Pixel Nya Tapi Kalo Grafik Bitmap Masih Bisa Diedit Dan Kalo Kita Zoom Gambar Nya Akan Pecah-Pecah Yang Terdiri Dari Satuan-Satuan Pixelnya.
8. photo ya berarti gambar yang dihasilkan dari semua jenis kamera.
photo berarti bagian dari gambar, bukan sebaliknya.
gambar adalah suatu media untuk jiplakan dari benda mati ato hidup juga pemandangan sebagai bahan kreasi ato memory dari seseorang. photo adalah gambar dan gambar terbuat dari photo.
9. Elemen-Elemen Dasar Grafika Komputer :

·      Kecerahan (Brightness)
–  Kecerahan : intensitas cahaya rata-rata dari suatu area yang  melingkupinya.
·      Kontras (Contrast)
–  Kontras : sebaran terang (lightness) dan gelap (darkness) di dalam sebuah citra.
– Citra dengan kontras rendah komposisi citranya sebagian besar terang atau
sebagian besar gelap.
– Citra dengan kontras yang baik, komposisi gelap dan terangnya tersebar merata.
·      Kontur (Contour)
– Kontur : keadaan yang ditimbulkan oleh perubahan intensitas pada pixel-pixel tetangga, sehingga kita dapat mendeteksi tepi objek di dalam citra.
·      Warna (Color)
– Warna : persepsi yang dirasakan oleh sistem visual manusia terhadap panjang gelombang cahaya  yang dipantulkan oleh objek.
– Warna-warna yang dapat ditangkap oleh mata manusia merupakan kombinasi cahaya dengan panjang berbeda. Kombinasi yang memberikan rentang warna paling lebar adalah red (R), green(G) dan blue (B).
·      Bentuk (Shape)
– Bentuk : properti intrinsik dari objek tiga dimensi, dengan pengertian bahwa bentuk merupakan properti intrinsik utama untuk visual manusia. Umumnya citra yang dibentuk oleh manusia merupakan 2D, sedangkan objek yang dilihat adalah 3D
·      Tekstur (Texture)
–     Tekstur : distribusi spasial dari derajat keabuan di dalam sekumpulan pixel-pixel yang bertetangga.
10. Peralatan-Peralatan yang dibutuhkan :

·         Softaware Pendukung ,Seperti Pengolah Gambar
·         Brainware ,Seperti orang yang Paham dengan penggunaan Software tersebut

Pengertian ISDN

February 28, 2010

SDN (Integrated Services Digital Network) adalah suatu sistem telekomunikasi di mana layanan antara data, suara, dan gambar diintegrasikan ke dalam suatu jaringan, yang menyediakan konektivitas digital ujung ke ujung untuk menunjang suatu ruang lingkup pelayanan yang luas. Para pemakai ISDN diberikan keuntungan berupa fleksibilitas dan penghematan biaya, karena biaya untuk sistem yang terintegrasi ini akan jauh lebih murah apabila menggunakan sistem yang terpisah.

Para pemakai juga memiliki akses standar melalui satu set interface pemakai jaringan multiguna standar. ISDN merupakan sebuah bentuk evolusi telepon local loop yang memepertimbangkan jaringan telepon sebagai jaringan terbesar di dunia telekomunikasi.

Di dalam ISDN terdapat dua jenis pelayanan, yaitu:

  1. Basic Rate Inteface (BRI)
  2. Primary Rate Interface (PRI)

dikutip dari : http://id.wikipedia.org/wiki/ISDN

PSTN adalah singkatan dari Public Switched Telephone Network atau yang biasa disebut jaringan telpon tetap (dengan kabel). PSTN secara umum diatur oleh standar-standar teknis yang dibuat oleh ITU-T, dan menggunakan pengalamatan E.163/E.164 (secara umum dikenal dengan nomor telepon).

Dikutip dari : http://id.wikipedia.org/wiki/PSTN

VPN adalah singkatan dari virtual private network, yaitu jaringan pribadi (bukan untuk akses umum) yang menggunakan medium nonpribadi (misalnya internet) untuk menghubungkan antar remote-site secara aman. Perlu penerapan teknologi tertentu agar walaupun menggunakan medium yang umum, tetapi traffic (lalu lintas) antar remote-site tidak dapat disadap dengan mudah, juga tidak memungkinkan pihak lain untuk menyusupkan traffic yang tidak semestinya ke dalam remote-site.

       Menurut IETF, Internet Engineering Task Force, VPN is an emulation of [a]
private Wide Area Network(WAN) using shared or public IP facilities, such as the Internet or
private IP backbones.VPN merupakan suatu bentuk private internet yang melalui public network
(internet), dengan menekankan pada keamanan data dan akses global melalui internet.
Hubungan ini dibangun melalui suatu tunnel (terowongan) virtual antara 2 node.


dikutip dari :http://id.wikipedia.org/wiki/VPN

Sejarah internet

February 20, 2010

Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.

Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

Daftar kejadian penting

Tahun Kejadian
1957 Uni Soviet (sekarang Rusia) meluncurkan wahana luar angkasa, Sputnik.
1958 Sebagai buntut dari “kekalahan” Amerika Serikat dalam meluncurkan wahana luar angkasa, dibentuklah sebuah badan di dalam Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Advanced Research Projects Agency (ARPA), yang bertujuan agar Amerika Serikat mampu meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi negara tersebut. Salah satu sasarannya adalah teknologi komputer.
1962 J.C.R. Licklider menulis sebuah tulisan mengenai sebuah visi di mana komputer-komputer dapat saling dihubungkan antara satu dengan lainnya secara global agar setiap komputer tersebut mampu menawarkan akses terhadap program dan juga data. Di tahun ini juga RAND Corporation memulai riset terhadap ide ini (jaringan komputer terdistribusi), yang ditujukan untuk tujuan militer.
Awal 1960-an Teori mengenai packet-switching dapat diimplementasikan dalam dunia nyata.
Pertengahan 1960-an ARPA mengembangkan ARPANET untuk mempromosikan “Cooperative Networking of Time-sharing Computers“, dengan hanya empat buah host komputer yang dapat dihubungkan hingga tahun 1969, yakni Stanford Research Institute, University of California, Los Angeles, University of California, Santa Barbara, dan University of Utah.
1965 Istilah “Hypertext” dikeluarkan oleh Ted Nelson.
1968 Jaringan Tymnet dibuat.
1971 Anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 buah node komputer, yang terdiri atas komputer-komputer untuk riset milik pemerintah Amerika Serikat dan universitas.
1972 Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan International Network Working Group (INWG) dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet. Pembicara pertama dari organisasi ini adalah Vint Cerf, yang kemudian disebut sebagai “Bapak Internet
19721974 Beberapa layanan basis data komersial seperti Dialog, SDC Orbit, Lexis, The New York Times DataBank, dan lainnya, mendaftarkan dirinya ke ARPANET melalui jaringan dial-up.
1973 ARPANET ke luar Amerika Serikat: pada tahun ini, anggota ARPANET bertambah lagi dengan masuknya beberapa universitas di luar Amerika Serikat yakni University College of London dari Inggris dan Royal Radar Establishment di Norwegia.
1974 Vint Cerf dan Bob Kahn mempublikasikan spesifikasi detail protokol Transmission Control Protocol (TCP) dalam artikel “A Protocol for Packet Network Interconnection“.
1974 Bolt, Beranet & Newman (BBN), pontraktor untuk ARPANET, membuka sebuah versi komersial dari ARPANET yang mereka sebut sebagai Telenet, yang merupakan layanan paket data publik pertama.
1977 Sudah ada 111 buah komputer yang telah terhubung ke ARPANET.
1978 Protokol TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni Transmission Control Protocol dan Internet Protocol (TCP/IP).
1979 Grup diskusi Usenet pertama dibuat oleh Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, alumni dari Duke University dan University of North Carolina Amerika Serikat. Setelah itu, penggunaan Usenet pun meningkat secara drastis.
Di tahun ini pula, emoticon diusulkan oleh Kevin McKenzie.
Awal 1980-an Komputer pribadi (PC) mewabah, dan menjadi bagian dari banyak hidup manusia.
Tahun ini tercatat ARPANET telah memiliki anggota hingga 213 host yang terhubung.
Layanan BITNET (Because It’s Time Network) dimulai, dengan menyediakan layanan e-mail, mailing list, dan juga File Transfer Protocol (FTP).
CSNET (Computer Science Network) pun dibangun pada tahun ini oleh para ilmuwan dan pakar pada bidang ilmu komputer dari Purdue University, University of Washington, RAND Corporation, dan BBN, dengan dukungan dari National Science Foundation (NSF). Jaringan ini menyediakan layanan e-mail dan beberapa layanan lainnya kepada para ilmuwan tersebut tanpa harus mengakses ARPANET.
1982 Istilah “Internet” pertama kali digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai protokol universal untuk jaringan tersebut.
Name server mulai dikembangkan, sehingga mengizinkan para pengguna agar dapat terhubung kepada sebuah host tanpa harus mengetahui jalur pasti menuju host tersebut.
Tahun ini tercatat ada lebih dari 1000 buah host yang tergabung ke Internet.
1986 Diperkenalkan sistem nama domain, yang sekarang dikenal dengan DNS(Domain Name System)yang berfungsi untuk menyeragamkan sistem pemberian nama alamat di jaringan komputer.

dikutip dari : http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Internet

Sejarah ISO-OSI

February 20, 2010

ISO (International Organization for Standardization) adalah pembuat dan penerbit standard internasional terbesar di dunia. dan didirikan tanggal 23 februari 1947 (wah sekarang tanggal 22 februari 2009, besok ulang tahun yang ke 62 tuh)

ISO adalah jaringan institut standarisasi nasional yang beranggotakan lebih dari 160 negara yang berkantor pusat di Genewa, Swiss.

ISO bukan merupakan badan pemerintahan namun sebagai sarana menjembatani antara publik dan sektor pribadi. oleh karena itu, ISO mendapat persetujuan umum untuk mencapai solusi untuk kebutuhan bisnis bahkan untuk masyarakat luas.

untuk nama ISO sendiri di negara-negara yang berbeda bahasa selain bahasa inggris maka berbeda pula singkatannya, misalkan di Inggris dikenal sebagai “IOS” (International Organization for Standardization) maka di perancis adalah “OIN” (Organisation internationale de normalisation), biar di negara lain beda-beda tapi artinya sama aja, maka orang-orang itu sepakat ambil kata “ISO” yang diambil dari bahasa yunani “isos” yang artinya “sama”. jadi mau dimana negaranya, mau beda bahasanya, organisasi ini tetep disebut ISO

OSI sendiri adalah singkatan dari Open Systems Interconnection jadi OSI 7 layers adalah 7 lapis sistem interkoneksi terbuka, sekilas cerita jaman dulu sistem jaringan komputer itu katanya bergantung banget sama yang namanya vendor (perusahaan dagang), tiap-tiap perusahaan dagang tersebut mengeluarkan standard-nya masing-masing yang tentunya berbeda dari perusahaan lain. dalam suatu jaringan komputer yang besar biasanya terdapat banyak protokol (protokol: adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer; sumber wikipedia) jaringan yang berbeda. dikarenakan berbeda maka membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi, maka dari itu deh ISO tadi tuh inisiatip untuk membuat suatu standarisasi yang namanya kaya judul posting.

7 layers open systems interconnection

(7 Application layer)
Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.

(6 Presentation layer)
Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).

(5 Session layer)
Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.

(4 Transport layer)
Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.

(3 Network layer)
Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.

(2 Data-link layer)
Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).

(1 Physical layer)
Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.

perbandingan antara TCP/ IP dengan OSI
TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. terus apa bedanya donk sama OSI? sebelum dijawab, kita cari tau dulu apa itu TCP/ IP selain singkatannya yang ada di atas tadi.

TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet.

dan ternyata TCP/ IP juga ada layer-layer nya, TCP/ IP terbagi atas 4 layers yaitu Link layer, Network Layer, Transport Layer,Application Layer. Ada juga yang membagi menjadi 5 layer dimana Link layer dibagi menjadi phisics layer dan data link layer.

dikutip dari : http://mafiasunda.wordpress.com/2009/02/22/iso-osi-7-layers/

Sejarah networking

February 17, 2010

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

SEJARAH NETWORK Jaringan komputer melahirkan konsep awal pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal. Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Memasuki tahun 1970-an mulai digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Seperti pada Gambar 2., dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang ter Ada beberapa jenis jaringan komputer dilihat dari cara pemrosesan data dan pengaksesannya. •Host-Terminal. Dimana terdapat sebuah atau lebih server yang dihubungkan dalam suatu dumb terminal. Karena Dumb Terminal hanyalah sebuah monitor yang dihubungkan dengan menggunakan kabel RS-232, maka pemrosesan data dilakukan di dalam server, oleh karena itu maka suatu server haruslah sebuah sistem komputer yang memiliki kemampuan pemrosesan data yang tinggi dan penyimpanan data yang sangat besar. Client – Server. Dimana sebuah server atau lebih yang dihubungkan dengan beberapa client. Server bertugas menyediakan layanan, bermacam-macam jenis layanan yang dapat diberikan oleh server, misalnya adalah pengaksesan berkas, peripheral,database, dan lain sebagainya. Sedangkan client adalah sebuah terminal yang menggunakan layanan tersebut. Peer to Peer. Dimana terdapat beberapa terminal komputer yang dihubungkan dengan media kabel. Secara prinsip, hubungan peer to peer ini adalah bahwa setiap komputer dapat berfungsi serbagai server (penyedia layanan) dan client. Sedangkan apabila kita lihat dari sisi lingkupannya atau jangkauannya, jaringan dapat di bagi menjadi beberapa jenis, yaitu : LAN (Local Area Network). merupakan jaringan komputer yang dapat menjangkau sampai beberapa kilometer. LAN sering digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau game centre sehingga dalam satu wilayah LAN dapat saling bertukar informasi. WAN (Wide Area Network). Merupakan gabungan dari LAN, yang ruang lingkupnya dapat saja satu lokasi, misalnya gedung bertingkat, atau dapat tersebar di beberapa lokasi di seluruh dunia, jaringan jenis ini membutuhkan minimal satu server untuk setiap LAN, dan membutuhkan minimal dua server yang mempunyai lokasi yang berbeda untuk membentuknya. Internet. Internet adalah sekumpulan jaringan yang berlokasi tersebar di seluruh dunia yang saling terhubung membentuk satu jaringan besar komputer. Intranet. Jenis jaringan ini merupakan gabungan dari LAN/WAN dengan Internet. sambung secara seri disetiap host komputer

TOPOLOGI NETWORK

Pada dasarnya Lokal Area Network (LAN) terdiri atas 3 topologi:

1. Bus Karakteristik LAN Topogi Bus

a. Node-node dihubungkan secara serial disepanjang kabel dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan terminator.

b. Sangat sederhana dalam peng-instalasi-an dan ekonomis dalam hal biaya.

c. Paket-paket data saling berseliweran pada satu kabel koaksial (contoh kabel RG-58) sehingga jika node yang terhubung sangat banyak, kinerja jaringan akan turun, sebab pada topologi bus sering terjadi collision

d. Tidak diperlukan hub pada jaringan ini, tetapi yang diperlukan adalah T-connector pada setiap NIC.

e. Masalah yang sering terjadi adalah jika salah satu NIC rusak atau tegangan pada kabel diatas 50? (untuk kabel koaksial RG-58) maka jaringan keseluruhan dapat down, sehingga jaringan tidak dapat berkomunikasi.

f. Penanganan masalah yang terjadi dapat dilakukan dengan perancangan dalam hal keseimbangan sinyal. Bila dua node melakukan pertukaran data dalam suatu jalur kekuatan sinyal dari tranmitter harus disesuaikan sampai batas-batas tertentu.

2. Ring (cincin) Karakteristik LAN Topologi Cincin

a. Node-node dihubungkan secara serial disepanjang kabel dengan bentuk jaringan seperti lingkaran.

b. Sangat sederhana dalam layout.

c. Paket-paket data mengalir dalam satu arah sehingga collision dapat dihindari.

d. Masalah yang dihadapi sama dengan topologi bus.

e. Terdiri dari sejumlah repeater.

f. Masing-masing terhubung ke dua repeater lainnya melalui jalur transmisi unidireksional untuk membentuk sebuah  jalur tertutup tunggal.

g. Penanganan masalah dalam penggunaan topologi ini salah satunya dengan penggunaan repeater.

3. Star (bintang) Karakteristik LAN Topologi Bintang

a. Setiap node berkomunikasi langsung dengan consentrator, jadi traffic data mengalir dari node ke consentrator, kemudian data tersebut di broadcast keseluruh node yang terhubung dengan consentrator tersebut.

b. Karena semua paket data masuk ke dan kemudian di broadcast oleh consentrator, maka jika node yang terhubung sangat banyak maka akan sering terjadi collision, sehingga kinerja jaringan menurun. Untuk mengatasi hal ini hub akan digantikan switch hub (memiliki kemampuan untuk memilih satu jalur tujuan data, tidak dibroadcast keseluruh port).

c. Sangat mudah dikembangkan sebab setiap node hanya terhubung secara langsung ke consentrator.

d. Jika salah satu NIC rusak/salah satu kabel putus maka secara keseluruhan jaringan masih dapat berkomunikasi.

e. Media transmisi yang dihubungkan biasanya kabel tipe UTP.

TCP/IP PROTOKOL UNIVERSAL

Jaringan TCP/IP

Aplikasi jaringan moderen membutuhkan pendekatan yang kompleks untuk memindahkan data dari satu mesin ke mesin lainnya. Jika anda mengatur sebuah mesin Linux dengan banyak user, tiap pengguna mungkin secara simultan ingin terhubung dengan remote host dalam jaringan. Anda harus memikirkan cara sehingga mereka bisa berbagai jaringan tanpa harus menggangu yang lain. Pendekatan yang digunakan dalam protokol jaringan moderen adalah packet switching. Sebuah paket adalah sebagian kecil data yang ditransfer dari satu mesin ke mesin lainnya melalui sebuah jaringan. Proses switching berlangsung ketika datagram dikirim melalui tiap link dalam jaringan. Sebuah jaringan dengan packet switching saling berbagi sebuah link jaringan tunggal diantara banyak pengguna dengan mengirim paket dari satu pengguna ke pengguna lainnya melalui link tersebut. Pemecahan yang digunakan oleh sistem UNIX dan banyak sistem lainnya adalah dengan mengadapatasikan TCP/IP. Di atas sudah disebutkan mengenai datagram, secara teknis datagram tidak memiliki definisi yang khusus tetapi seringkali disejajarkan artinya dengan paket. Protokol Internet (IP) Tentu, anda tidak menginginkan jaringan dibatasi hanya untuk satu ethernet atau satu koneksi data point to point. Secara ideal, anda ingin bisa berkomunikasi dengan host komputer diluar tipe jaringan yang ada. Sebagai contoh, dalam instalasi jaringan yang besar, biasanya anda memiliki beberapa jaringan terpisah yang harus disambung dengan motode tertentu. Koneksi ini ditangani oleh host yang dikhususkan sebagai gateway yang menangani paket yang masuk dan keluar dengan mengkopinya antara dua ethernet dan kabel optik. Gateway akan bertindak sebagai forwarder. Tata kerja dengan mengirimkan data ke sebuah remote host disebut routing, dan paket yang dikirim seringkali disebut sebagai datagram dalam konteks ini. Untuk memfasilitasisasi hal ini, pertukaran datagram diatur oleh sebuah protokol yang independen dari perangkat keras yang digunakan, yaitu IP (Internet Protocol). Keuntungan utama dari IP adalah IP mengubah jaringan yang tidak sejenis menjadi jaringan yag homogen. Inilah yang disebut sebagai Internetworking, dan sebagai hasilnya adalah internet. Perlu dibedakan antara sebuah internet dan Internet, karena Internet adalah definisi resmi dari internet secara global. Tentu saja, IP juga membutuhkan sebuah perangkat keras dengan cara pengalamatan yang independen. Hal ini diraih dengan memberikan tiap host sebuah 32 bit nomor yang disebut alamat IP. Sebuah alamat IP biasanya ditulis sebagai empat buah angka desimal, satu untuk tiap delapan bit, yang dipisahkan oleh koma. Pengalamatan dengan nama IPv4 (protokol internet versi 4)ini lama kelamaan menghilang karena standar baru yang disebut IPv6 menawarkan pengalamatan yang lebih fleksibel dan kemampuan baru lainnya. Setelah apa yang kita pelajari sebelumnya, ada tiga tipe pengalamatan, yaitu ada nama host, alamat IP dan alamat perangkat keras, seperti pengalamatan pada alamat enam byte pada ethernet. Untuk menyederhanakan peralatan yang akan digunakan dalam lingkungan jaringan, TCP/IP mendefinisikan sebuah antar muka abstrak yang melaluinya perangkat keras akan diakses. Antar muka menawarkan satu set operasi yang sama untuk semua tipe perangkat keras dan secara mendasar berkaitan dengan pengiriman dan penerimaan paket. Sebuah antar muka yang berkaitan harus ada di kernel, untuk setiap peralatan jaringan. Sebagai contoh, antar muka ethernet di Linux, memiliki nama eth0 dan eth1, antar muka PPP memiliki nama ppp0 dan ppp1, sedangkan antar muka FDDI memiliki nama fddi0 dan fddi1. Semua nama antar muka ini bertujuan untuk konfigurasi ketika anda ingin mengkonfigurasinya, dan mereka tidak memiliki arti lain dibalik fungsinya.

PENAMAAN IP

Sebelum digunakan oleh jaringan TCP/IP, sebuah antar muka harus diberikan sebuah alamat IP yang bertugas sebagai tanda pengenal ketika berkomunikasi dengan yang lain. Alamat ini berbeda dengan nama antar muka yang telah disebutkan sebelumnya; jika anda menganalogikan sebuah antar muka dengan pintu, alamat IP seperti nomor rumah yang tergantung di pintu tersebut. Paramater peralatan yang lain, mungkin sekali untuk diatur, misalnya ukuran maksimum datagram yang dapat diproses oleh sebuah nomor port keras, yang biasanya disebut Unit Transfer Maksimum atau Maximum Transfer Unit (MTU). Protokol Internet (IP) mengenali alamat dengan 32 bit nomor. Tiap mesin diberikan sebuah nomor yang unik dalam jaringan. Jika anda menjalankan sebuah jaringan lokal yang tidak memiliki route TCP/IP dengan jaringan lain, anda harus memberikan nomor tersebut menurut keinginan anda sendiri. Ada beberapa alamat IP yang sudah ditetapkan untuk jaringan khusus. Sebuah domain untuk situs di Internet, alamatnya diatur oleh badan berotoritas, yaitu Pusat Informasi Jaringan atau Network Information Center(NIC). Alamat IP terbagi atas 4 kelompok 8 bit nomor yang disebut oktet untuk memudahkan pembacaan. Sebagai contoh quark.physics.groucho.edu memiliki alamat IP 0×954C0C04, yang dituliskan sebagai 149.76.12.4. Format ini seringkali disebut notasi quad bertitik. Alasan lain untuk notasi ini adalah bahwa alamat IP terbagi atas nomor jaringan, yang tercantum dalam oktet pertama, dan nomor host, pada oktet sisanya. Ketika mendaftarkan alamat IP ke NIC, anda tidak akan diberikan alamat untuk tiap host yang anda punya. Melainkan, anda hanya diberikan nomor jaringan, dan diizinkan untuk memberikan alamat IP dalam rentang yang sudah ditetapkan untuk tiap host sesuai dengan keinginan anda sendiri. Banyaknya host yang ada akan ditentukan oleh ukuran jaringan itu sendiri. Untuk mengakomodasikan kebutuhan yang berbeda-beda, beberapa kelas jaringan ditetapkan untuk memenuhinya, antara lain:

1.Kelas A

Terdiri atas jaringan 1.0.0.0 sampai 127.0.0.0. Nomor jaringan ada pada oktet pertama. Kelas ini menyediakan alamat untuk 24 bit host, yang dapat menampung 1,6 juta host per jaringan.

2. Kelas B

Terdiri atas jaringan 128.0.0.0 sampai 191.255.0.0. Nomor jaringan ada pada dua oktet yang pertama. Kelas ini menjangkau sampai 16.320 jaringan dengan masing-masing 65024 host.

3. Kelas C

Terdiri atas jaringan 192.0.0.0 sampai 223.255.255.0. Nomor jaringan ada pada tiga oktet yang pertama. Kelas ini menjangkau hingga hampir 2 juta jaringan dengan masing-masing 254 host.

4. Kelas D, E, dan F

Alamat jaringan berada dalam rentang 224.0.0.0 sampia 254.0.0.0 adalah untuk eksperimen atau disediakan khusus dan tidak merujuk ke jaringan manapun juga. IP muliticast, yang adalah service yang mengizinkan materi untuk dikirim ke banyak tempat di Internet pada suatu saat yang sama, sebelumnya telah diberikan alamat dalam rentang ini. Oktet 0 dan 255 tidak dapat digunakan karena telah dipesan sebelumnya untuk kegunaan khusus. Sebuah alamat yang semua bagian bit host-nya adalah 0 mengacu ke jaringan, sedang alamat yang semua bit host-nya adalah 1 disebut alamat broadcast. Alamat ini mengacu pada alamat jaringan tertentu secara simultan. Sebagai contoh alamat 149.76.255.255 bukanlah alamat host yang sah, karena mengacu pada semua host di jaringan 149.76.0.0. Sejumlah alamat jaringan dipesan untuk kegunaan khusus. 0.0.0.0 dan 127.0.0.0 adalah contohnya. Alamat yang pertama disebut default route, sedangkan yang kedua adalah alamat loopback. Jaringan 127.0.0.0 dipesan untuk lalu lintas IP lokal menuju ke host anda. Biasanya alamat 127.0.0.1 akan diberikan ke suatu antar muka khusus pada host anda, yaitu antar muka loopback, yang bertindak seperti sebuah sirkuit tertutup. Paket IP yang dikirim ke antar muka ini dari TCP atau UDP akan dikembalikan lagi. Hal ini akan membantu anda untuk mengembangkan dan mengetes perangkat lunak jaringan tanpa harus menggunakan jaringan yang sesungguhnya. Jaringan loopback juga memberikan anda kemudahan menggunakan perangkat lunak jaringan pada sebuah host yang berdiri sendiri. Proses ini tidak seaneh seperti kedengarannya. Sebagai contoh banyak situs UUCP yang tidak memiliki konektivitas sama sekali, tapi tetap ingin menggunakan sistem news INN. Supaya dapat beroperasi dengan baik di Linux, INN membutuhkan antar muka loopback. Beberapa rentang alamat dari tiap kelas jaringan telah diatur dan didesain ‘pribadi’ atau ‘dipesan’. Alamat ini dipesan untuk kepentingan jaringan pribadi dan tidak ada di rute internet. Biasanya alamat ini digunakan untuk organisasi untuk menciptakan intranet untuk mereka sendiri, bahkan jaringan yang kecil pun akan merasakan kegunaan dari alamat itu. Rentang Alamat IP untuk fungsi khusus Kelas jaringan • A 10.0.0.0 sampai 10.255.255.255 • B 172.16.0.0 sampai 172.31.0.0 • C 192.168.0.0 sampai 192.168.255.0

INSTALASI Peralatan yang dibutuhkan dalam sebuah jaringan komputer (LAN): Network Interface Card (NIC) atau Local Area Network (LAN) card hub (jumlah port menyesuaikan kebutuhan) : untuk hubungan antara komputer /pc (server—client atau client—client), kabel UTP (panjang menyesuaikan). Segala hardware yang dapat mendukung terbentuknya suatu jaringan dengan memperhatikan situasi, kondisi dan kebutuhan.

dikutip dari : http://stresslinuxs.in/sejarah-network/